Menstruasi adalah peristiwa keluarnya sel telur yang tidak dibuahi bersamaan dengan lapisan dinding rahim yang banyak mengandung pembuluh darah. Menstruasi diawali dengan masaknya kelenjar indung telur sehingga menghasilkan sel telur. Pada saat itu juga rahim (uterus) dipersiapkan untuk kehamilan, yaitu dengan menebalnya dinding rahim yang di dalamnya banyak mengandung pembuluh darah.
Selanjutnya sel telur yang diproduksi di indung telur (ovarium) dilepas keluar menuju saluran telur (tuba fallopi atau oviduk). Dari saluran telur kemudian sel telur menuju rahim.
Jika dalam perjalanan sel telur tidak dibuahi oleh sperma, sel telur akan keluar menuju vagina (liang peranakan) bersamaan dengan luruhnya dinding rahim yang banyak mengandung pembuluh darah secara perlahan-lahan. Kejadian itulah yang disebut dengan menstruasi.
Lamanya menstruasi pada setiap wanita berbeda-beda, berkisar antara 3 sampai 8 hari. Siklus menstruasi pada umumnya terjadi setiap 28-35 hari sekali, dihitung dari hari pertama terjadinya menstruasi sampai menstruasi berikutnya.
Untuk mengatasi haid yang tidak lancar ini, ada cara melancarkan haid yang bisa Anda coba agar haid lancar atau kembali lancar. Hal ini berguna bagi Anda yang haidnya terlambat 2 bulan hingga 4 bulan atau lebih.
Minumlah obat aspirin atau asam asetilsalisilat dosis rendah (dosis yang digunakan adalah 4-6 gram per hari) untuk hari pertama hingga ketiga sehari cukup sekali. Obat ini untuk mengobati nyeri dan radang pada penyakit reumatik dan penyakit pada otot skelet lainnya (termasuk juvenil arthritis). Fungsi yang diambil dari asam asetilsalisilat ini untuk haid tidak lancar adalah fungsi sebagai antiplatelet (menghambat pembekuan darah) agar lancar haid keluar banyak.
Efek samping aspirin yang mungkin terjadi
1. Perdarahan organ-organ dalam
Sifatnya yang mengencerkan darah dapat menyebabkan perdarahan di berbagai tempat dalam tubuh bila dikonsumsi dalam jumlah tak terbatas dan melebihi dosis. Tempat yang paling sering mengalami perdarahan adalah lambung. Gejala yang timbul akibat perdarahan akibat aspirin antara lain nyeri perut hebat, feses yang menghitam, dan urin yang kemerahan.
2. Aspirin berbahaya untuk anak-anak
Aspirin dapat menyebabkan timbulnya gangguan serius yang disebut dengan Sindroma Reye. Pada sindroma ini, terjadi penimbunan lemak di otak, hati, dan organ tubuh lainnya pada anak, terutama jika obat aspirin diberikan saat anak mengalami cacar air atau flu.
3. Aspirin berbahaya untuk ibu hamil
Aspirin tidak dianjurkan diminum oleh ibu hamil. Obat ini berbahaya bagi janin karena menyebabkan banyak kelainan bawaan, seperti penyakit jantung bawaan dan mengurangi berat badan lahir. Hal ini karena aspirin mampu menembus lapisan plasenta dan mempengaruhi tumbuh kembang janin.
Nah, walaupun aspirin memiliki banyak manfaat bagai obat dewa, namun penggunaannya harus hati-hati. Tetap komunikasikan pada dokter Anda sebelum memulai terapi dengan obat ini.

No comments:
Post a Comment